Rumah Cahaya lahir dari empati atas masalah kesehatan mental yang masif dialami masyarakat Indonesia, khususnya anak muda dan kelas ekonomi lemah dengan ragam sebabnya namun
masih minim kesadaran dan penyelesaiannya.
Didirikan pada 2021 oleh Habib Jafar melalui Yayasan Pemuda Tersesat dengan berkolaborasi bersama Yayasan Amal Khair Yasmin, Rumah Cahaya menyediakan layanan konseling psikologis gratis (online & offline), edukasi sosial-emosional (SEL), serta psikoedukasi ke sekolah dan komunitas.
Pada Juni 2024, Rumah Cahaya resmi berdiri mandiri di bawah Yayasan Pemuda Tersesat. Dan pada Agustus 2024 resmi berdiri sendiri di bawah Yayasan Cahaya Loka Indonesia.
Menjadi ruang aman, nyaman, dan berdaya bagi semua kalangan tanpa memandang SARA dalam menjaga dan memulihkan kesehatan mental, serta mendorong dan mengedukasi masyarakat untuk lebih sadar dan peduli akan pentingnya kesehatan mental.
Husein Ja’far Al Hadar, yang akrab dikenal sebagai Habib Ja’far, adalah seorang pendakwah, kreator konten, dan penulis. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Filsafat Islam serta Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada tahun 2021, Habib Ja’far bersama koleganya mendirikan Rumah Cahaya sebagai wujud kepedulian terhadap isu kesehatan mental yang semakin meluas di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan anak muda dan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Melalui inisiatif ini, ia berupaya meningkatkan kesadaran publik serta menyediakan ruang bagi penyelesaian masalah kesehatan mental yang kerap terabaikan.
Rena Latifa merupakan psikolog klinis yang aktif praktik di Rumah Sakit sekaligus guru besar Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menyelesaikan pendidikan Sarjana Psikologi di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Magister Psikologi di Universitas Indonesia dan Doktoral di Universitas Padjajaran. Selain praktik sebagai psikolog klinis dan mengajar sebagai dosen di Fakultas Psikologi, Rena Latifa juga aktif melakukan riset yang dipublikasi di berbagai jurnal akademik.
Aulia Iskandarsyah adalah Psikolog Klinis dengan spesialisasi Medical Psychologist yang didapatkan dari Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda dengan menyelesaikan pendidikan Ph.D tahun 2013. Ia juga merupakan Guru Besar Psikologi Klinis dan Kesehatan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran. Sekarang aktif sebagai peneliti, pendidik dan praktisi di Fakultas Psikologi dan rumpun kesehatan (Kedokteran, Keperawatan dan Farmasi), institusi pendidikan, pemerintah, Rumah Sakit, BUMN dan juga swasta. Ia terlibat dalam International Psycho-Oncology Society (IPOS), dan European Health Psychology Society (EHPS). Pada 2019, menerima Sarlito Wirawan Sarwono (SWS) Award sebagai ilmuwan muda di bawah usia 40 tahun yang berkontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu psikologi di Indonesia.
Viera Adella adalah psikolog klinis anak dan remaja yang aktif praktik di Rumah Sakit sekaligus dosen Fakultas Psikologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta dan merupakan lead assessor, trainer dan konsultan untuk beberapa proyek dengan klien dari kementrian dan BUMN. Viera Adella merupakan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran.
Copyright © 2025 Rumah Cahaya